Connect with us

MotoGP

MotoGP Pakai Motor Listrik Tuai Protes Dari Beberapa Tim Besar

Bolamotion.com – Rencana pengadaan balapan dengan menggunakan motor listrik akan menambah jumlah peserta.

Tahun 2010 akan menjadi sesuatu yang baru di gelaran MotoGP, Lantaran promotor MotoGP yang dipegang oleh Dorna Sports dan WSBK mengatakan akan menambah sesi motor berbasis kekuatan listrik. Dimana 18 motor akan disiapkan untuk pebalap MotoGP dan 4 motor untuk pebalap Moto2 yang terpilih. Performa dari motor listrik itupun diyakini tidak akan kalah kencang dari M1 dan RC213V atau Desmosedici.

Tentu keputusan ini membuat beberapa petinggi dan klub di MotoGP angkat bicara akan keputusan tersebut. Mereka menentang wacana penggunaan bahan bakar listrik di MotoGP. Menurut mereka, penggunaan tenaga setrum bakal mengurangi greget dan ciri khas MotoGP yang sudah ada dari dulu. Dari pihak Honda sebagai pemenang MotoGP 2017 langsung beri respon tentang itu

“Jika ada kelas khusus itu, tidak apa-apa. Tapi saya sudah berusia 53 tahun dan saya akan rindu suara mesin,” ujar Direktur tim Repsol Honda, Livio Suppo seperti dilansir Crash.

Tak hanya itu saja, Paolo Ciabatti yang sebagai Direktur tim Ducati MotoGP, ini menilai wacana penggunaan tenaga listrik bakal menurunkan semaraknya MotoGP.

“Saya sudah berusia 60 tahun, jadi ini akan lebih buruk. Saya butuh kebisingan,” Kata Paolo Ciabatti.

MotoGP Pakai Motor Listrik Tuai Protes Dari Beberapa Tim Besar

Motor Listrik MotoGP

Direktur tim KTM Pit Beirer. Menurutnya, MotoGP sekarang ini sudah cukup fantastis. Sehingga dirinya memberi opini agar rencana itu tidak terealisasi

“Saya senang dengan MotoGP sekarang, dengan suara fantastis mesinnya. Saya harap kita bisa seperti ini untuk waktu yang lama,” kata Pit Breier.

“Saya tidak melihat mesin listrik tidak bisa mengambil alih kelas MotoGP dalam 15 tahun ke depan, ini opini pribadi saya,” Imbuh Beirer menanggapi

Namun pernyataan berbeda justru dari tim Yamaha Bos Tim Yamaha yang bernama Lin Jarvis punya pendapat sendiri tentang wacana besar di MotoGP itu.

“Ke depannya, motor listrik akan memainkan peran lebih besar. Itulah mengapa Dorna memulai pada waktu yang tepat, tapi akan memakan waktu yang lama. Mungkin motor listrik tidak akan pernah masuk kelas MotoGP, tapi mungkin kelas lain bisa diganti,” tegas Jarvis, dilansir Speedweek.

Salah satu alasan promotor MotoGP ingin memberi sentuhan baru adalah karena produsen top tak segan-segan menjadi peserta dalam balapan Formula E. Untuk musim 2017/2018, balapan diikuti tim dari Audi Sport, DS Virgin Racing, Panasonic Jaguar Racing, Venturi Formula, Renault, NIO, Techeetah, Mahindra, hingga MS&AD Andretti.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Premier League Standing

Updated soccer data here. Now downloading information from the football info feed.

Laliga Standing

The latest football info here. Now loading info from the soccer data feed.

Indonesia Standing

Updated soccer data here. Now downloading information from the football info feed.

Italy Standing

The very latest football information here. Now downloading stats from the soccer data feed.

More in MotoGP